Senin, 12 Juli 2010

jawab doaku..

"mampirlah dengar doaku, Yesus penebus,
orang lain Kau hampiri, jangan jalan trus
Yesus, Tuhan, dengar doaku
janganlah Tuhan lalui, jawab doaku.."

lagu ini terkadang menjadi pelengkap tangisanku ketika aku sedang bersujud, berharap, dan berdoa pada Bapaku, ya, aku akui aku adalah orang yang bisa dibilang cengeng, melankolis, dan mudah sekali tersentuh dengan hal apapun, bahkan juga seperti lagu-lagu rohani yang sendu dan menyentuh hati, karna maklumlah, aku adalah kharismatik, yang terbiasa menangis ktika berdoa, dan mnyembah Tuhan..tapi aku ga akan menjelaskan itu terlalu detail, disini aku ingin mengungkapkan momen syukurku dihadapanNya, untuk 1 hal terindah yang Ia buat bagiku..DIA JAWAB DOAKU..sangat dibutuhkan kesabaran bagiku dalam menanti jawaban doaku ini, aku ga tau bagimu ini singkat atau panjang, tapi aku menantinya selama kurang lebih 7 bulan ini, apa aku pernah menyerah? ya bahkan sering..tapi apakah aku tidak bangkit lagi dalam hal ini? tidak, aku bangkit lagi, dan kembali menaruh harapanku padaNya..dan pada waktunya Ia turun tangan atasku..Tuhan itu bagiku punya cara unik dalam mengerjakan setiap rencanaNya, banyak hal yang aku ga pernah pikirkan sama sekali tapi Ia buat itu dalam hidupku, melewati setiap badai permasalahan selalu ada Dia yang buat aku tegar menghadapinya, selalu ada Dia yang menguatkanku ketika aku merasa sayapku mulai lemah dan ga berdaya, Ia buat hidupku sempurna saat aku merasakan ketidaksempurnaan dihidupku..dan Ia sempurna dalam setiap yang Ia rancangkan..satu hal yang aku tanamkan dihatiku, Bapaku, bukan Bapa yg ketika aku meminta roti malah memeberikan batu kepadaku, Bapaku, bukan Bapa yg ketika aku eminta ikan malah memberikan ular sebgai gantinya untukku, tapi Ia Bapa yang tau memberi yg terbaik buat anak-anaknya yaitu aku dan kamu :)..apapaun jawaban doa yang Ia berikan, entah itu ya, tidak, atau tunggu, Ia tetep tau apa yang terbaik untuk kita..bagianku dan bagianmu adalah bersabar dan tetap setia menantikannnya..percayalah semua indah pada waktuNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar