aku melihat diriku adanya sekarang, kemudian aku mencoba membandingkannya dengan diriku di masa lampau, itu terdapat perbedaan yang cukup significan untuk bisa dikatakan. ada penyesalan yang sangat mendalam untuk melihat kenyataan bahwasanay aku bukanlah aku yang dulu lagi. ini yang ku tahu dan orang lain mungkin juga mengetahuinya. dulu, aku yang bernama desty rama rumondang, yang seringkali dipanggil dengan sebutan kak desty oleh kelurga rohkrisku, bukan lagi menjadi sosokyang berarti dan membanggakan mereka yang disekelilingku. pribadi yang dulunya sangat menghargai dirinya dan menghargai orang disekitarnya, pribadi yang menjaga mulutnya dari perkataan yang tidak pantas, pribadi yang tau caranya mengasihi dan dikasihi, pribadi yang memprioritaskan Bapa diatas segala-galanya, dan pribadi yang tahu cara hidup untuk selalu berkenan di hati Bapa. apakah waktu yang merubah ini semua, apakah keadaan yang merubah ini semua, aku berkata TIDAK ! DIRIKU SENDIRILAH YANG MENYEBABKAN PERUBAHAN ITU TERJADI. aku tertampar dengan semua hal yang terjadi dalam hidupku, tentang hubunganku denganNya, hubunganku dengan mereka yang ada disekitarku, bahkan hubunganku dengan diriku sendiri. semuanya hanya menghasilkan kegagalan sekarang.
di masa-masa seperti ini aku punya pilihan untuk menyerah bahkan terhanyut dalam luapan penyesalan yang sangat besar. jatuh dalam kegagalan itu memang sangat menyakitkan, tapi untuk tinggal terus didalmnya itu adalah hal yang sangat bodoh. seorang pernah berkata : "orang yg bijak adalah orang yg mengetahui bahwa dirinya salah, dan orang yang paling bijak adalah orang yang memiliki kemauan untuk berubah dan melakukannya" . dan pilihanku adalah untuk bangkit dan berdiri menatap apa yang ada didepanku. yang aku tahu pasti Dia mengangkatku saat aku kehilangan kekuatan untuk berdiri tegak, Dia beri harapan padaku saat dunia mencoba menghentikan harapanku, Ia membawaku kepada rencana yang mendatangkan kebaikan atas hidupku hari demi hari. aku mengawali dan mengakhiri hidupku bersamaNya, itu juga berarti sepanjang masa hidupku akupun akan selalu berjalan bersamaNya.
Dear Father,
Bapa, aku mohon ampun dan mohon maaf untuk waktu yang terbuang percuma dalam hidupku selama ini karna aku hanya mementingkan diriku sendiri, karna aku seringkali meningggalkanMu disaat Engkau yang selalu setia bersamaku, aku telah gagal dan mengecewakanmu, studiku, pelayananku, pergaulanku, kehidupanku mungkin hanya bisa buatmu menangis melihat ini semua. ijinkan aku kembali kepadaMu, karan sudah terlalu jauh aku pergi dariMu, aku mau kembali ke dekapan kasihMu dan hidup bersamaMu, juga tinggal dalam rencanaMu, berjalan dalam rencanaMu. berikan aku hati, jiwa dan roh yang baru agar bisa berkenan dihadapanMu selama-lamanya seumur hidupku. dalam nama Tuhan Yesus aku bermohon, ini kerinduanku Bapa..dengarkan doaku..amin..
-terinspirasi oleh lagu-
saat ku renungkan hidup bersamaMU, seringkali ku melupakanMu
ku berjalan sendiri seakan ku mampu lalui tanpa kekuatanMu
semakin berat beban hidupku, semakin ku menjauh dariMU
namun ada cinta yang tak pernah berlalu, cinta yang kudapat darimu
tak teruji lalui bentangan sang waktu, Kau mati bagiku, berkorban untuk diriku