dulu, sewaktu aku belum benar-benar mengenalnya aku seringkali mendengar banyak dari orang-orang yang lebih tua dari usiaku mengatakan lakukan hukum taurat maka engkau akan hidup, hiduplah dalam hukum taurat, tapi baru sekarang aku menyadari bahwa semua yang mereka katakan itu salah, dan ternyata mereka juga belum mengerti tentang arti pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, arti setiap perkataanNya di masa hidupNya, arti dalam setiap apa yang ia lakukan bagi dunia ini. firmanNya berkata: "Aku datang bukan untuk meniadakan hukum taurat, tetapi untuk menggenapinya".
Ia adalah kegenapan dari semua hukum taurat, hukum musa, dan semua hukum-hukum yang terdapat dalam perjanjian lama, tetapi jelas Ia datang bukan untuk memerintahkan kita agar hidup didalam hukum taurat, tetapi secara nyata ia ingin untuk kita hidup didalam kasih karuniaNya, karna apa?, ini yang ingin aku tekankan, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG DAPAT DIBENARKAN KARENA MELAKUKAN HUKUM TAURAT, tetapi oleh karena bilur-bilurNya, dan DarahNya, juga pengorbananNya di atas kayu saliblah yang telah menyucikan kita yang artinya membenarkan kita dihadapan Allah. secara sederhananya, kita dibenarkan karena hidup dalam kasih karunianya. namun demikian, apakah itu berarti kita bisa seenaknya sekali-kali berbuat dosa, TENTU TIDAK, karena ketika engkau hidup didalam kasih karunia, kasih karunia itulah yang menuntun hidupmu sehingga engkau bisa melakukan apa yang berkenan dihadapan Bapamu, dan mengasihiNya dengan ketulusan hatimu..
*hari ini ada 1 idola baru yang sangat kukagumi, bapak pendeta ir.ivan tanudjaja, ia yang mengajarkan banyak hal tentang firman kepadaku, khususnya tentang kasih karunia. untuk beliau aku sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, Tuhan Yesus memeberkatimu selalu
(pak ivan ganteng banget loh)wakakakaaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar